Sabtu, 08 Mei 2010

DPRD minta Kinerja Guru ditingkatkan

     Pada Selasa   4 Mei 2010 lalu, telah dilaksanakan kunjungan kerja Gabungan Komisi A dan D DPRPD Kabupaten Pekalongan di Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan. Ada bebrapa hal yang ditanyakan dan diminta oleh para wakil rakyat ini terkait peningkatan mutu pendidikan terutama terkait kinerja guru. Disampaikan oleh Bapak Heri dari FPDIP bahwa terjadinya penurunan hasil UN SMA (dan mungkin juga SMP) karena semakin merosotnya kinerja guru.. Padahal kita ketahui bahwa sekarang tunjangan dan kesejahteraan guru semakin meningkat.
Beliau menyampaikan temuan bahwa masih adanya guru-guru di daerah atas (pegunungan) yang hanya hadir secara bergiliran, sehingga setiap hari hanya hadir 3 orang guru untuk melayani 6 rombel. Dan masih banyak didapatkan siswa kelas 3-4 yang belum lancar membaca.  Dan banyak didapatkan guru SD yang hadir di kelas pada jam 10...... Bagaimana peran Dinas terkait dengan pengawasan kinerja mereka ?? Demikian yang salah satu pertanyaan yang diajukan yang disusul dg banyak pertanyaan lain dari anggota fraksi lainnya.
       Disampaikan pula  tentang pengawasan terhadap guru yang telah tersersertifikasi. Mereka minta agar aturan yang sebagaimana mereka peroleh dari hasil kunjungan di LPMP Jateng , bahwa Tunjangan Profesi hanya diberikan kepada Guru-Guru yang benar-benar aktif , disiplin dan profesional melaksanakan tugasnya.  Dan Tunjangan Profesi harus dihentikan bagi mereka yang tidak profesional. 
       Bapak Kepala Dinas pendidikan menjawab dan menjanjikan akan menindaklanjuti serta meningkatkan peran Pengawas terkait pembinaan kinerja guru tersebut.  

5 komentar:

SUJARWANTO mengatakan...

Peningkatan kesejahteraan guru menarik banyak warga untuk berbondong menjadi guru. Hal tersebut perlu dikaji karena banyak GTT lebih aktif dari GT. Alasannya klasik, GT memberikan kesempatan GTT untuk berkiprah: padahal GTT belum memenuhi syarat kualifikasi akademik. Masalah jadwal bisa diatur.

Masruroh mengatakan...

Wah...jangan begitu to pak... lebih2 guru yg sdh bersertifikat, krn kalau jd temuan sanksinya berat lo..krn masyarakat jg ngawasi skrg...

SUJARWANTO mengatakan...

Tentang GT dan GTT saya tulis supaya ada kajian lebih jauh. Saya yakin mengaji tentang hal itu banyak manfaatnya. Semoga ada yang peduli. Saya tunggu kajiannya. Trims.

SUJARWANTO mengatakan...

Tentang GT dan GTT saya tulis supaya ada kajian lebih jauh. Saya yakin mengaji tentang hal itu banyak manfaatnya. Semoga ada yang peduli. Saya tunggu kajiannya. Trims.

Masruroh mengatakan...

Ya Pak Jar...tesis sy juga ttg GTT SMP Kab Pekalongan dg judul Pengaruh ketidakpastian Kerja, Motivasi dan Komitmen Orgnisasi terhadap Kreatifitas guru melalui Kepuasan Kerja pada GTT SMP Kab Pkl, ternyata hasilnya hanya Motivasi yg signifikan berpengaruh pada kreatifitas guru. saran dr penguji ada baiknya kalau penelitia itu dibandingkan jg pa GT.... ya bgus si, mgkn bisa unt penelitian teman2 lain