Jumat, 30 September 2011

Sosialisasi Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Anak dan KDRT

      Senin lalu , 26 September 2011 Bidang PPPA BPPKB Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan "Sosialisasi anti kekerasan terhadap Perempuan, Anak dan KDRT", bertempat di Aula Kecamatan Bojong. Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Desa, TPP PKK Desa, dan perwakilan organisasi masyarakat.
      Bapak Camat Bojong berkenan memberi sambutan dengan berharap agar materi ini dapat disebarluaskan oleh para peserta guna dapat melakukan pencegahan terjadinya KDRT. Hj. Megawati, M.Pd membuka kegiatan ini dengan hrapan pencegahn dan penanganan kasus KDRT dapat dilakukan dengan baik.

      Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta, dengan 2 nara sumber, yaitu Kabid PPPA BPPKB, Dra. Siti Masruroh, M.Si, tentang UU KDRT maupun Perlindungan anak serta informasi  cara pengaduan dan penanganannnya dan Aiptu Nur Cipto, dari Unit Reskrim Polres Kajen., tentang  Proses penangan tindakan  pidana KDRT. Kegiatan yang dimoderatori oleh Dra. Hj. Munasifah, M.S.I dari LKP2A Fatayat NU ini berjalan dengan baik, terbukti respon peserta muncul dengan pertanyaan yang beragam.
      Kegiatan yang sama juga dilakukan di Kecamatan Kandangserang pada hari Kamis, 29 September 2011. Namun karena Kabid PPPA ada kegiatan Dinas lain di Purwokerto, Nara Sumber diisi oleh Dra. Hj. Munasifah, M.S.I dari LKP2A Fatayat NU dan Aiptu Nur Cipto, dari Unit Reskrim Polres Kajen, selaku moderator Rahmawati, S.IP, Kasubid Pemberdayuaan Perempuan.

     Semoga kegiatan ini dapat mencapai tujuannya yaitu dapat tersoialisasinya tentang UU KDRT dan Perlindungan Anak, sehingga dapat mencegah terjadinya KDRT serta penelantaran anak. Dan para tokoh masyarakat mampu mendampingi apabila terdapat korban kekerasan di sekitarnya dengan penanganan yang benar.

2 komentar:

catatan harian mazlatif mengatakan...

assalaamu'alaykum.wr.wb

saya mu nanya sebenarnya faktor pemicu utama dalam KDRT itu apa aja c bunda? sebenarnya islam tidak mengajarkan mendidik dengan kekerasan dan maungkin agama lain juga demkian, akan tetapi yang saya lihat selama ini banyak di siaran televisi yang sering memberitakan tentang KDRT.
terimakasih.

Masruroh mengatakan...

mazlatif: kunci nya ada di PENGENDALIAN DIRI anggota RT, ya namanya hidup setiap orang kan pasti pernah merasa sedih, jengkel, iri, tapi kan tidak harus ungkapan perasaan itu meluap menjadi melukai atau menganiaya orang2 di sekitar kita....kasus KDRT paling banyak dipicu masalah ekonomi dan perselingkuhan. Karena itu tingkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga dan saling komunikasi untuk tetap menjaga keharmonisn klg, kl ada masalah bicarakan dg baik2 tanpa kekerasan....