Senin, 01 Maret 2010

RAKORNAS PROGRAM BERMUTU

RAPAT KOORDINASI NASIONAL
PROGRAM BERMUTU

    Selama tahun 2009 telah banyak kegiatan program BERMUTU yang diselenggarakan oleh semua Satker Pusat, UPT dan Dinas Pendidikan Provinsi, Kabuaten/Kota.  Kegiatan yang menjadi inti dari program BERMUTU adalah meningkatkan kualitas sistem pendidikan nasional yaitu dalam pemberdayaan guru dan kelompok kerja tenaga kependidikan melalui penyaluran Dana Bantuan Langsung yang telah berjalan.Namun tidak tertutup kemungkinan terjadinya sejumlah kekurangan dalam pelaksanaannya.
     Untuk itu pada Rapat Koordinasi Nasional kali ini yang dilaksanakan di hotel Mega Anggrek Kemanggisan Jakarta pada 16 sd 18 pebruari lalu, dihadiri oleh seluruh Bupati/Wali kota dan para Kepala Dinas Pendidikan mitra program Bermutu dari 75 Kabupaten/Kota di 16 provinsi, dalam rangka mensosialisasikan kebijakan dan strategi Penyelenggaraan program Bermutu tahun 2010. Disamping itu diharapkan tergalinya refleksi Mitra Daerah, terevaluasinya, teridentifikasi berbagai permasalahan dan hambatan serta terumuskannya kebijakan dan langkah-langkah strategis terhadap penyelenggaran program BERMUTU hingga mitra program BERMUTU. tahun 2009.

Sabtu, 27 Februari 2010

THE JAPAN JOURNAL- January 2010

An International Education in

Traditional Japan

The International University of Japan is a leading graduate school and one of Japan's oldest international universities. Tony McNicol traveled to Niigata Prefecture to talk to the University's staff and students.

The International University of Japan's motto is "Where the world gathers." And with one of the most cosmopolitan student bodies of any institution, that's not an idle boast. This year's intake of 157 students join 120 second year students and 29 exchange students on campus, between them hailing from some forty-six countries.
"It's like a mini United Nations," says Gretchen Shinoda, director of Career Counseling and Services at the University. One of IUJ's modes t claims to fame, she notes, is having held the Guinness World Record for the most nationalities in a sauna at the same time—fifty.

Jumat, 26 Februari 2010

WORKSHOP KEPEMIMPINAN KEPALA SMP, SMA DAN SMK

PEMBEKALAN KEPALA SEKOLAH

      Dalam rangka memberikan pembekalan ketrampilan, pengetahuan dan peningkatan kompetensi yang dibutuhkan kepala sekolah  dalam menjalankan tugas, peran dan kewajibannya baru-baru ini telah dilaksanakan  Workshop Kepemimpinan yang diselenggarakan selama 2 hari oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan pada Senin-Selasa, 15-16 Pebruari 2010 di Aula Dinas Pendidikan Jl. Sumbing No 3 Kajen diikuti oleh 22 orang Kepala SMP, 6 Kepala SMA dan 3 Kepala SMK Negeri. Mereka adalah para Kepala Sekolah yang dilantik pada tahun 2008 dan 2009. 
     Workshop dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan  Drs. Sirhan sekaligus memberikan materi Kepemimpinan, selanjutnya Kabid PPTK  memberikan materi tentang peran Kepala Sekolah dalam upaya meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Sekolah yang ada baik Kasek, Guru maupun tenaga pendidikan lainnya.


Selanjutnya Plt Inspektur Bp Drs Bambang Tri Edi P, MM beserta Inspektur Pembantu Bp Drs Basori memberikan materi tentang Pengendalian Internal dan pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Pekalongan. Beliau berharap agar Dinas Pendidikan mengagendakan khusus pembinaan seluruh Kepala Sekolah oleh Inspektorat guna bekal pelaksanaan tugas khususnya dalam mempertanggungjawabkan secara administrif semua pengelolaan  keuangan yang ada. Selanjutnya Kabid Dikmen Drs. H. Sumadi, M.Pd. menjelaskan tentang SNP (Standar Nasional Pendidikan) dan upaya yang harus dilakukan para Kepala Sekolah untuk mencapainya melalui program yang disusun masing-masing sekolah dengan melibatkan seluruh warga sekolah. Dan di sesi terakhir pada hari pertama Kasubag Keuangan Chepti, SE menguraikan pengelolaan keuangan dan pajak.
 Pada hari kedua Kabid Dikdas, Drs. Wanuryo menyampaikan tentang BSOP (Biaya Operasional Satuan Pendidikan) dan pengelolaan BOS, dilanjutkan oleh 3 orang pengawas Dikmen , Drs. Sutarman, Drs. Mas'ud MM dan Drs. Narimo menguraikan tentang Akreditasi Sekolah, Supervisi Manajerial dan Supervisi Akademik serta PKKS/ME (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah/Monitoring Evaluasi) beserta instrumennya yang menjadi bagian penilaian pada periodesasi tugas Kepala Sekolah.

GELAR KESENIAN DAERAH DAN MAULUDAN TH 2010


SENAM MASSAL ANAK CERIA

    Seperti pada peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan tahun lalu , pada hari ini Kamis 25 Pebruari 2010 diisi dengan Senam Massal Anak Ceria yang dilakukan oleh kurang lebih 5000 anak TK dan RA se Kabupaten Pekalongan. Kehadiran anak-anak pada event semacam ini tentu saja tidak hanya didampingi oleh guru-guru nya saja , namun juga oleh para orang tua/wali murid, sehingga dapat dibayangkan bagaimana panitia/IGTKI merasa kesulitan mengendalikan barisan orang tua yang tidak tega melepas anak-anak mereka untuk mandiri di barisan masing-masing.
    Senam yang diciptakan oleh IGTKI (Ikatan Guru TK Indonesia) Kabupaten Pekalongan ini sangat menarik, ceria diringi lagu dan musik yang rancak. Para guru yang menjadi instruktur dengan lincah mencontohkan setiap gerakan dan anak-anak penuh ceria melakukan dengan ikut bernyanyi mengiringi musiknya.
     Tampilan tarian anak-anak juga tak kalah menariknya, semua hadirin terbawa ceria melihat gerakan mereka yang lincah, namun sayang untuk pembacaan puisi , ternyata para guru harus pandai mendorong keberanian dan menggali kemampuan anak-anak untuk berucap dengan lantang dan menampilkan yang terbaik 
        Pelepasan balon oleh para Muspida juga menghiasi acara pada pagi tadi, yang juga diwarnai dengan pembagian balon bagi anak-anak.
   Selamat IGTKI Kabupaten Pekalongan, semoga terus kreatif membina para guru TK untuk lebih profesional....

Kamis, 25 Februari 2010

SOSIALISASI SERTIFIKASI GURU 2010


SOSIALISASI SERTIFIKASI GURU TAHUN 2010

    Dalam  rangka mensosialisasikan program sertifikasi guru dalaam jabatan tahun 2010 serta menyamakan persepsi tentang pelaksanaan program, mekanisme  dan teknik penyusunan portofolio ,Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan melalui Bidang   PPTK (Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan) menyelenggarakan Sosialisasi Sertifikasi Guru dalam Jabatan  pada hari Rabu, 24 Pebruari 2010 bertempat di GPU Kajen, mulai pukul 8.00 sd 12,00.
    Kegiatan ini dihadiri oleh 677 calon peserta sertifikasi guru dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK baik negeri maupun swasta , berkualifikasi S1 maupun Non-S1. Penetapan jumlah kuota dilakukan oleh pemerintah pusat dan ditingkat provinsi difasilitasi oleh LPMP Jawa Tengah. Dari kuota 677 untuk Dikdas 577 dan Dikmen 100, selanjutnya untuk Dikdas S1 dan Non S1 dengan perbandingan 40:60, namun untuk Dikmen 75:25, karena kita tahu kualifikasi S1 bagi Dikdas khususnya guru TK/SD masih sangat rendah.Prinsip penetapan peserta dilakukan secara objektif, terbuka dan akuntabel, karena itu kami siap menerima konfirmasi dan ceking data yang masuk yang kami terima dari UPT maupun satuan pendidikan SMP/SMA/SMK, yang sudah kami edarkan sejak Desember 2009. Perbaikan masih memungkinkan sampai dengan dicetaknya Form A! cetak oleh LPMP.
    

Kamis, 11 Februari 2010

Selamat Jalan Bp Drs H M Tambyan, MM

BERITA DUKA

     Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun.....
Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak kita mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Bp Drs. H M Tambyan,MM, pada hari Rabu 10 Pebruari 2010  pada pukul 17.30 WIBdi RS Sultan Agung Semarang dan telah dimakamkan pada hari Kamis 11 Pebruari 2010 pukul 13.00. 
 Semoga Arwah beliau diterima , segala amal dan pengabdiannya di Pemerintah Kabupaten Pekalongan menjadi amal jariyah nya dan Allah memaafkan segala kekurangannya, dan kelurga yang ditinggalkan diberi kesabaran..amin.
Bupati Pekalongan berkenan memberi sambutan pada upacara pemakaman...
Selamat jalan Bapak...semoga tenang di sisi Allah SWT....

SERTIFIKASI GURU 2010

RAKOR PERSIAPAN SERTIFIKASI 
DAN TUNJANGAN PROFESI GURU TH 2010

     

      Pada hari Selasa dan Rabu, 9-10 Pebruari yang lalu, LPMP Jateng mengadakan Rapat koordinasi dalam rangka persiapan proses Sertifikasi Guru tahun 2010. Peserta Rakor adalah 2 orang utusan dari 35 Kabupaten/kota terdiri dari para pejabat yang mengurusi dan petugas SIM NUPTK, juga utusan dari 6 LPTK penyelenggara Sertifikasi Guru (UNNES, UNS, UMP,UKSW,UMS).
        Rapat kali ini adalah tindak lanjut dari 2 kali rakor sebelumnya ( di LPMP dan Hotel Siliwangi). Dari kuota yang telah dibagikan  Kabupaten Pekalongan memperoleh 677 dari kuota provinsi Jateng sebanyak 29.265, dengan rincian 105 untuk Dikmen( SMA dan SMK) dan Dikdas (TK,SD,SMP) 572. 
         Hasil penting  dari rakor ini adalah adanya komitmen dari masing-masing Kabupaten/kota untuk dapat melaksanakan serangkaian proses sertifikasi dengan sebaik-baiknya sesuai jadwal ketat yang telah disepakati.   Dari serangkaian proses sertifikasi ini penetapan peseerta sangat penting agar dapat dilaksanakan sesuai pedoman yang telah ditetapkan. Untuk itu kami telah tetapkan jadwal dengan mengacu jadwal di tingkat provinsi sebagai berikut:
- Rapat Tim penetapan peserta Sergur 2010       19 Pebruari 2010
- Pengumuman peserta Sergur 2010                    20-22 Pebruari 2010
- Sosialisasi penyusunan portopolio kpd peserta   24 Pebruari 2010
- Pengumpulan Form A1 manual                          25 Pebruari 2010
- Penyerahan Form A1 Manual ke LPMP            27 Pebruari 2010
- Proses entry data, validasi dan print di LPMP     28 Pebruari sd 24 Maret 2010
- Distribusi Form A1 print dari LPMP ke Kab/kota  17-24 Maret 2010
- Pengumpulan portopolio dari guru ke Dinas Pendidikan  20 Maret 2010
- Validasi, penataan dan kelengkapan portopolio   21 - 28 Maret 2010
- Penyerahan portopolio ke LPTK                        30 Maret 2010
- Penilaian portopolio di LPTK                             April 2010
- Pengumuman PLPG                                           Juni 2010

semoga proses sertifikasi guru tahun 2010 lebih  baik dari tahun-tahun sebelumnya...amin

Minggu, 07 Februari 2010

THE JAPAN JOURNAL

The Japan Journal For JICA Training Ex- Participants : ORIGAMI

     In January 2008 I got a chance joining Counterpart Training Program supported by JICA (Japan International Cooperation Agency) for two weeks with other five officials related to Education program of  REDIP(Regional Education Development and Improvement Program), they were from Semarang, Bitung, Bekasi, Tangerang and Serang. We had chances to visit some schools to know and learn the management they had. 
      As the JICA Training  Ex- Participants we have been being sent "The Japan Journal" monthly since January 2009 up to now. There are many information and progress that Japan has, especially in economic, science, technology, culture, environment and political news- described there. I am lucky to get it free. 
      There is an interesting article about points of tradition that remind me when we visited an elementary school in Tokyo we were given by some students long necklace made by origami. Ya ..we took home as merchandise. The title of the article is " Into the Fold - Practiced today around the world, the age-old art of origami holds a special place in the culture of Japan. "(explained by David Capel).


Origami is one charming product of the country's traditional culture which is pretty well known to all beyond Japan's shores-the delightful art of creating shapes of folded paper.

Sabtu, 06 Februari 2010

HOW TO MOTIVATE OURSELVES

Motivation For Doing  The Best

                    
     When I visited the MGMP of  Bahasa Jawa Workshop about 'Learning Resource Box' last week (Februari 3rd, 2010) I met one the facilitator came from Kudus, Drs. Farhan, MPd. He is a principal of SMP 1 Jekulo Kudus. After I gave speech about advice and information of Permenpen No 16/2009 about Functional Job of Teachers and Its Stratification according to the Rank, there was a question from a teacher  about how to promote or move up to the next rank and  if it is difficult and hard to do it. It was good questions and Mr Farhan could explain about it as he ever did and reached the rank of  IV B.
      According to Mr Farhan - he is an English Teacher- to do the professional development by scientific work needs sincerity/seriousness, big motivation and presence of mind/awareness of being professional teacher. He started by one idea of paper about Media for Learning English that succeeded as the 2nd winner of  Learning Media Competition, and then he write that idea in Classroom Action Research. After that writing an essay about it in Journal and other media. It means if you have an innovation of learning process write it, in many kinds of writing. And then give them to LPMP to be assessed. And the result sent to Dirjen PMPTK to get legalization whether  many works you have made scored or not. They will send you back and give some advice and suggestion if there is any lack of scientific way or  total score needed to move up.
         Next period of scoring , there will be an obligation for every teachers who wants move up, to make scientific work, self development and Innovative work every year. So no reasons that teachers are too busy to write everything they did, like Pak Khaerul Huda (the English teacher of SMP 1 karanganyar) told me, it is because they have no motivation and skill to do that. So how.... Like Mr Farhan told the participants of MGMP of Bahasa Jawa...try to write whatever you do in your job...and get some information about it...
Good luck......
                      

Jumat, 05 Februari 2010

RAPAT KERJA DINAS PENDIDIKAN TH 2010

EVALUASI 2009 DAN INFORMASI PROGRAM 2010

      Dalam rangka memberikan informasi yang seluas-luasnya tentang program tahun 2010 kepada seluruh pemangku kepentingan, Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan kemarin Kamis, 4 Pebruari 2010 mengadakan Rapat Kerja  Dinas Pendidikan tahun 2010. Dalam laporannya Kepala Dinas Bapak Drs. Tri Panji Irianto, MM menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan menyampaikan evaluasi dan progress report kegiatan tahun 2009, menyampaikan rencana kegiatan tahun 2010, menyamakan persepsi semua stakeholders terkait program pendidikan, serta mendapatkan masukan agar pelaksanaan program tahun ini dapat lebih tepat guna. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 300 peserta terdiri dari SKPD terkait, Dewan Pendidikan, Kepala UPT pendidikan, Kepala SMA/SMK/SMP, perwakilan Kepala SD, Pengawas, penilik, dan penggiat PNFI.

Pelatihan DBE 3: LEARNING RESOURCE BOX

MGMP  BAHASA JAWA SMP DALAM PELATIHAN BERSAMA DBE3
    Dalam pelaksanaan tugasnya Guru harus banyak melakukan inovasi dalam proses pembelajaran agar proses pembelajaran memenuhi standar proses. Pengurus dan anggota MGMP Bahasa Jawa SMP memahami benar akan kebutuhan itu. Setelah semester lalu mengadakan pelatihan Modul Dasar bersama DBE3 Jawa Tengah , dimana para guru diingatkan dan dikembangkan kemampuan dalam mendisain dan melaaksanakan proses pembelajaran yang menggunakan CTL (Creative Teaching Learning) dan PAIKEM (Pembelajaran yang Aktif , Inovatif, Kreatif, Efektif dan menyenangkan). Kali ini 3-4 Pebruari 2010 di SMP N 1 Kedungwuni mereka bersama dua fasilitator DBE 3 Bapak Saiful, S.Pd (tim DBE3 jateng) dan Drs. Farhan, M.Pd. (Kepala SMP 1 Jekulo Kudus) mengupas dan berlatih menerapkan "LEARNING RESOURCE BOX" dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di kelas.
    Tampak para guru terbuka dan menyadari pentingnya penggunaan media pembelajaran apapun yang ada di sekeliling mereka dan disediakan di kelas. Ini dapat dilihat dari Refleksi yang mereka ungkapkan di akhir kegiatan , bahwa : mereka menyadari pentingnya menggunakan media, media pembelajaran tidak harus mahal, dengan 'Learning Resource Box" sewaktu-waktu dapat digunakan, mengembangkan kreatifitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
    Saya selaku Kabid PPTK, sangat mendukung upaya yang dilakukan MGMP dan dalam kesempatan akhir sesi hari pertama, memberikan

PELATIHAN TOOLKITS ICT

MGMP TIK SMP KERJA SAMA DENGAN DBE3
        Dalam rangka pengembangan kompetesi profesional, pengurus MGMP TIK SMP Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan pelatihan yang kedua kalinya atas kerja sama dengan DBE3 Jawa Tengah. Pelatihan yang pertama telah dilaksanakan pada bulan Nopember 2009 tentang Modul Dasar, yaitu pengembangan kompetensi paedagogik dan bagaimana guru mendisain pembelajarannya di kelas. Untuk kali yang kedua ini DBE3 jawa Tengah berkenan memberikan faasilitasi  untuk materi 'Toolkits ICT'. Pelatihan dilaksanakan di dua gugus, Gugus pertama dilaksanakan di SMP 1 Kajen dengan 20 peserta pada tanggal 26 dan 27 Januari 2010 dan gugus kedua dilaksanakan di SMP 1 Tirto pada 3 dan 4 Pebruari 2010. Fasilitaor kegiatan ini adalah Bp Eko Agus dari Kudus dan Nur cahyo dari Jepara. Kedua beliau ini telah mendapatkan pelatihan selaku fasilitator dari DBE3 Jawa Tengah.

Selasa, 02 Februari 2010

SEMINAR KEMANDIRIAN SEKOLAH DALAM MENGHADAPI UN

Seminar UN dan Peningkatan Mutu Pendidikan

     Pada hari Juma't 22 Januari 2010 yang lalu bertempat di Aula Setda Lantai 1, telah dilaksanakan Seminar Peningkatan Mutu Pendidikan dengan tema 'Kemandirian Sekolah dan Kompetensi Pendidik dalam rangka Peningkatan Mutu Pendidikan'. Seminar ini dapat terselenggara atas kerja sama Dinas Pendidikan dengan LPMP Provinsi DKI Jakarta dari Divisi Kemitraan . Seminar diikuti oleh seluruh Kepala SMP/MTs/SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta serta para Ketua dan sekretaris MGMP mapel UN SMP/MTs/SMA/SMK/MA.. Seluruh pembiayaan penyelenggaraan seminar ini dari Divisi kemitraaan LPMP Jakarta, sebagai bonus atas kerja sama  selama 3 tahun terakhir ini dengan MKKS SMP maupun SMA di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan. 
     Bupati Pekalongan berkenan membuka kegiatan ini dengan memberikan pengarahan dan pembinaan tentang pentingnya peranan Kepala Sekolah selaku manajer untuk demokratis dalam menerapkan semua kebijakan dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikaan, dan bersikap progresif dalam menerapkan program sekolah, dengan modal kecil tapi mampu mencapai manfaat yang sebesar-besarnya. Kreatifitas lokal para kepala sekolah dituntut dalam kerangka MBS(manajemen Berbasis Sekolah) dengan terus melibatkan peran serta orang tua siswa dan lingkungan sebagai mitra.

Minggu, 31 Januari 2010

TOEFL TEST

TOEFL TEST


       On last January 10th, 2010, the SMA English MGMP held TOEFL (Test of English as a Foreign Language) Test that joined with ILP (International Language Programs) Semarang in SMA Bojong. It would be started at 8 and about 35 participants  had come  but the tester came at 10, so  it began at 10.30. I was asked to give speech and opened the agenda. Most of the participants were SMA English teachers and the others were teachers of other Subjects.
      Before doing the test the participants were given some strategy and technical way to choose the best answers in limited time. Like in general strategies for reading ie.: be familiar with the direction, don't spend too much time reading the passage, and so on In the first section, about Listening test, the important thing was giving more attention to the second speakers. In a grammar problems it is important to understand the structure of sentences that consist of subject and predicate(verb) and et cetera.

PRACTICING OUR ENGLISH

          Once on Tuesday, January 26th, 2010 morning I came to SMP 1 Kajen to open the SMP ICT MGMP Meeting which supported by DBE 3 (Decentralized Basic Education) Central Java. It held a workshop about 'ICT Toolkits' which 2 facilitators from Jepara and Semarang. They have been trained by DBE - USAID(United States' Aid). I appreciated to the ICT MGMP Committee that has workd hard to hold the workshop to increase the members competences, especially in professional competence. And this is the second workshop supported by DBE3. The first one held on last November about Basic Modul of effectiveness n collaborative learning process. Hope the teachers of ICT-who most are young teachers- have good competencies in doing their jobs as professional teachers, and we know that nowadays teachers have to develop their competencies continuously.

Kamis, 21 Januari 2010

PENYERAHAN SERTIFIKAT PROFESI

PENYERAHAN SERTIFIKAT PROFESI
BAGI PENGAWAS DAN GURU DALAM JABATAN KABUPATEN PEKALONGAN
KUOTA TAHUN 2009
     
     Dengan telah ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru dan Permendiknas dan Ketentuan Pelaksana lain yang terkait dengan tugas, tanggungjawab dan kewajiban yang harus dilakukan oleh guru pasca sertifikasi, maka perlu dilakukan pembinaan yang sasarannya adalah semua guru khususnya guru yang telah lulus sertifikasi.
      Terkait dengan Pembinaan tersebut di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan telah diadakan Pembinaan dan sekaligus Penyerahan Sertifikat Profesi Bagi Pengawas dan Guru Dalam Jabatan Kuota Tahun 2009 pada tanggal, 5, 6, dan 7 Januari 2010 bertempat di Aula DEPAG Kabupaten Pekalongan yang diundang menghadiri untuk memberikan pembinaan yaitu Bupati Pekalongan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BKD dan Diklat, dan Dewan Pendidikan.
    Adapun penyerahan sertifikasi profesi secara simbolis diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan. Jumlah guru penerima sertifikat profesi kuota tahun 2009 sebanyak 606 orang terdiri dari : Guru TK PNS 7 orang, Guru TK Non PNS 3 orang, Guru SD PNS 350 orang, Guru SD Non PNS 8 orang, Guru SDLB PNS 3 orang, Guru SMP PNS 138 orang, Guru SMP Non PNS 13 orang, Guru SMA PNS 22 orang, Guru SMA Non PNS 3 orang, Guru SMK PNS 5 orang, Guru SMK Non PNS 13 orang, Pengawas 41 orang,
      Selanjutnya bagi guru penerima sertifikat ini berhak untuk diusulkan menerima Tunjangan Profesi Pendidik ( TPP ) sebesar satu kali gaji pada tahun berikutnya. Dan rencananya pada tahun 2010 ini dana Tunjangan Profesi Pendidik ( TPP ) bagi PNS akan ditransfer ke daerah sebagai bagian dari DAU ( Dana Alokasi Umum ).

Senin, 30 November 2009

BERMUTU

BERMUTU
(Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading)
              Dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Departemen Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) melaksanakan Program Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERMUTU) dimulai pada tahun 2008 sampai tahun 2013 yang tersebar di 75 Kabupaten/Kota di 16 provinsi. Program BERMUTU bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran sebagai dampak peningkatan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja guru. Salah satu komponen strategis Program BERMUTU untuk mencapai tujuan tersebut adalah penguatan peningkatan mutu dan profesional guru secara berkelanjutan.
            Besarnya jumlah guru yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1/D4 menjadi dasar pemikiran untuk memberdayakan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang mewadahi guru SD, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang mewadahi guru bidang studi di SMP, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), Musyawarah Kerja Program Studi (MKPS). Pada Program BERMUTU, peningkatan kompetensi guru akan ditingkatkan dengan memberdayakan KKG dan MGMP sehingga mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan profesional guru termasuk pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi bagi guru yang belum memiliki Ijazah S1/D4 dan juga bagi kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Selasa, 17 November 2009

Kompetensi Guru

KOMPETENSI GURU

       Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru, pasal 2 disebutkan bahwa Guru wajib memiliki Kualifikasi Akademik, Kompetensi, Sertifikat Pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

      Kompetensi yang dimaksud adalah seperangkat pengetahuan, ketrampilan dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai dan diaktualisasikan oleh guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalan.

Jumat, 30 Oktober 2009

PPKHB Benar ei...

PPKHB benar-benar diakui...

Setelah sosialisasi kami lakukan, kemudian koordinasi dan jalin kerja sama dengan UPS dan beberapa perguruan tinggi LPTK lainnya, untuk teman-teman guru SD akhirnya kita dapatkan dengan UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto). Karena ternyata dari 9 LPTK di Jawa Tengah yang mendapat ijin untuk PPKHB sebagaimana Kepmendiknas nomor 015/2009 hanya ada 5 LPTK yang memiliki prodi PGSD, yaitu UNNES, UNS, UMS, UKSW dan UMP.
Sebagaimana yang dijanjikan bahwa pengalaman dan prestasi guru dapat diakui sebagai beban SKS dalam menempuh program S1 bagi guru dalam jabatan. Dan itu telah kita buktikan karena kemarin pada 27 Oktober 2009 dari 135 guru SD yang berminat dan telah mengumpulkan portopolio untuk dinilai ternyata diakui UMP sebesar 55 - 60 % dari 80 SKS yang seharusnya mereka tempuh untuk transfer dari D2 ke S1. Luar biasa bukan ,,karena sekarang mereka tinggal menempuh 32-36 SKS lagi!!
selamat belajar teman-teman..semoga kebijakan Mendiknas ini benar-benar dapat dinikmati dan teman-teman dapat berhasil menempuh kualifikasi S1 dengan hasil yang memuaskan. Dan tentunya peningkatan kualifikasi ini dapat pula mengantarkan teman-teman menjadi guru yang profesional dan dapat melaksanakan tugas untuk menghantarkan anak-anak kita dengan disain pembelajaran yang  lebih baik... dengan kata lain menghasilkan pendidikan yang lebih bermutu..........selamat belajar!
Oya kuliah perdana nanti pada tanggal 7 Nopember 2009, bertempat di SMP N 2 Kajen.

Panduan PPKHB bisa klik di SINI.
Dan panduan penyusunan Portofolio PPKHB klik di SINI.

Rabu, 09 September 2009

Sertifikasi dan Tunjangan Profesi

SERTIFIKASI DAN TUNJANGAN PROFESI

Selamat ya buat teman-teman guru yang sudah bersertifikasi atau memiliki 'Sertifikat Pendidik', itu artinya teman-teman sudah mendapat pengakuan legal administratif sebagai GURU PROFESIONAL... wah hebat lho... karena belum semua guru mendapat kesempatan itu. Karena itu ujudkan pengakuan legal administratif tersebut dengan bukti nyata di dalam kelas, di sekolah, di hati anak didik kita , di tengah-tengah teman sejawat dan tentunya di tengah masyarakat.
Bagaimana si Guru Profesional tu?.... saya yakin teman-teman sudah mengetahui itu...tapi ada baiknya coba menghitung sudah sejauh mana , seberapa profesionalkah kita.... atau self assesment dengan acuan atau alat ukurnya adalah dengan melihat seberapa teman-teman menguasai tuntutan KOMPETENSI GURU yang harus dipenuhi,baik pada kompetensi kepribadian,kompetensi sosial,kompetensi paedagogiknya n kompetensi profesionalnya....